SUP AYAM UNTUK PENDERITA HIV/AIDS
![]() |
|
Copyright rasasayange.co.id |
Mom, hari ini Pena Dijah ingin menyajikan resep masakan bagi penderita HIV/AIDS. Penderita HIV/AIDS adalah orang yang terinfeksi virus HIV (Human Immunodeficiency Virus), dan mengalami kondisi AIDS (Acquired Immuno-Deficiency Syndrome).
HIV adalah virus yang melemahkan
sistem kekebalan tubuh, sehingga penderita HIV/AIDS rentan sakit, dan mudah
terinfeksi. Namun demikian penderita HIV/AIDS tidak perlu khawatir untuk
menyantap masakan tak terkecuali sup ayam.
Dalam buku Seni Penyembuhan Sufi
karangan Linda O' Riordan, R. N. dijelaskan pentingnya mendengarkan tubuh Anda,
dan berhati-hati pada sensitivitas makanan atau kekurangan nutrisi.
Sebagai contoh, banyak orang
terutama yang menderita HIV/AIDS tidak tahan dengan laktosa. Dan, penderita
kanker memberi respon pada kandungan antioksidan, beta carotene, vitamin C dan
E, Pycnoginol, dan teh hijau. Maka itu, penting bagi kita untuk mengetahui apa
nutrisi yang dibutuhkan tubuh.
Ada satu bahasan menarik yang
disampaikan Linda terkait nutrisi. Dia mencatat resep yang diberikan Hazrat Pir
kepada sekelompok penderita HIV/AIDS saat bersama kelompok itu. Makanan ini
memiliki rasa luar biasa dan nutrisinya mudah diserap tubuh.
Bahan-bahan yang diperlukan:
1. Kuliti seekor ayam muda utuh,
dan didihkan sampai lembut. Buang busa hitamnya serta tulang belulangnya, dan
simpan air kaldu serta dagingnya.
2. Tambahkan sayur yang sudah
dipotong-potong atau dicincang. Sayuran yang digunakan sebaiknya sayur segar.
Pastikan untuk memakan sayuran berwarna hijau tua seperti kangkung, daun bit
atau bayam. Tambahkan juga beberapa bahan seperti:
- daun seledri
- Zucchini
- Kacang polong
- Bawang bombay
- Daun peterseli
- Kentang
- Buncis
- Lobak putih (diparut)
- Wortel
- Brokoli
3. Campurkan segenggam gandum atau
beras ke dalam kaldu ayam dan sayuran. Didihkan sampai lembut.
4. Bumbui dengan sebuah apel
hijau masam dan perasan jeruk nipis. Jangan menggunakan penyedap rasa (vetsin)
apapun atau rempah-rempah.
5. Kalau mau, sayuran boleh
diblender atau dibuat pure, lalu tambahkan potongan ayam ke dalam sup
6. Untuk variasi, selain menggunakan ayam, Anda bisa menggunakan daging domba atau kambing muda yang sudah dikuliti dan lemaknya dibuang, bumbui dengan bawang putih segar dan daun salam.
![]() |
| Jenis makanan imunitas penderita HIV monticelllo |
Beberapa kacang-kacangan, seperti almond, dan hazelnut, mengandung vitamin E tingkat tinggi, seperti halnya biji-bijian seperti biji bunga matahari.
![]() |
| Foto: Thinkstock |
Makanan dengan karotenoid bisa didapatkan seperti dari wortel, labu, dan ubi jalar. Makanan lain yang mengandung karotenoid termasuk aprikot, mangga, persik, jeruk bali merah muda, semangka, dan sawi hijau. Karotenoid dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan.
![]() |
| Buah Labu (Foto: Ist) |
Makanan dengan karotenoid bisa didapatkan seperti dari wortel, labu, dan ubi jalar. Makanan lain yang mengandung karotenoid termasuk aprikot, mangga, persik, jeruk bali merah muda, semangka, dan sawi hijau. Karotenoid dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan.
![]() |
| (SHUTTERSTOCK) |
5. Makanan laut dan unggas
Makanan mengandung seng, dan
vitamin C. Seng yang dikonsumsi dengan cukup baik untuk membantu melawan
bakteri dan virus. Seng dapat ditemukan dalam makanan laut seperti tiram dan
kepiting.
Tetapi jika tidak menyukai
makanan laut, seng bisa didapatkan dalam daging tanpa lemak dan unggas. Jika
dari sumber nabati, sumber seng bisa dari kacang panggang dan buncis.
![]() |
| Ilustrasi Kepiting (Foto: Ist) |
Yogurt mengandung bakteri baik
yang mampu melawat bakteri jahat di usus. Bakteri baik dalam yogurt mampu
meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar lebih sehat.
![]() |
| Yogurt (Foto: Ist) |
7. Cokelat hitam kaya akan antioksidan, yang dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan. Cokelat hitam bisa dikombinasikan dengan buah-buahan antioksidan tinggi seperti blueberry, goji berry, stroberi, dan raspberry.
![]() |
| Cokelat hitam (Foto: Ist) |
8. Bawang putih
Bawang putih berperan menurunkan
tekanan darah dan dapat membantu mencegah pembekuan darah.Bumbu dapur ini juga
punya peran membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Dengan imunitas yang baik maka mengurangi kemungkinan tubuh untuk mengalami infeksi umum seperti pilek atau flu.
![]() |
| (Ilustrasi bawang putih/ist) |











Comments
Post a Comment